Kedungbanteng – Dalam semangat memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, Waduk Cacaban di Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng, kini semakin hijau dan penuh manfaat. Pada hari Kamis (5/12), kawasan ini resmi meluncurkan Taman Keanekaragaman Hayati (KEHATI), sebuah inisiatif yang bertujuan menjaga kelestarian alam dan memperkaya ekosistem lokal.
Acara ini diwarnai dengan kegiatan penanaman pohon secara simbolis oleh berbagai pihak, termasuk tokoh agama yang juga hadir untuk memberikan dukungan moral dan spiritual. Mewakili Pengurus Daerah IPARI Kabupaten Tegal, hadir Ustaz Kusairi dan Ustaz Ahmad Salam Fara, S.H.I. Dalam sambutannya, Ustaz Kusairi menyampaikan, “Menanam pohon bukan hanya soal lingkungan, tapi juga tentang warisan untuk generasi mendatang. Ini adalah ibadah kita kepada Sang Pencipta.”
Taman KEHATI ini diharapkan menjadi pusat edukasi sekaligus tempat rekreasi yang mendukung kelestarian flora dan fauna khas lokal. Dengan berbagai jenis pohon yang ditanam, kawasan ini tak hanya menjadi lebih hijau, tetapi juga menjadi habitat baru untuk berbagai spesies burung, kupu-kupu, dan serangga lainnya.
Menurut panitia acara, launching taman KEHATI ini sejalan dengan misi Kabupaten Tegal dalam menjaga keasrian alam. “Kami ingin Waduk Cacaban menjadi ikon hijau di wilayah ini, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli pada lingkungan,” ujar salah satu panitia.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Warga pun terlihat antusias berpartisipasi dalam penanaman pohon, berharap taman ini menjadi langkah awal yang nyata untuk masa depan lingkungan yang lebih baik.
Dengan adanya taman KEHATI ini, Desa Penujah kini memiliki daya tarik baru yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi antara manusia dan alam. Ayo, jaga dan lestarikan lingkungan kita!