Slawi – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Mabrur Kabupaten Tegal menyelenggarakan sesi manasik haji dengan materi khusus yang berfokus pada panduan pelaksanaan haji bagi wanita dan lansia. Acara yang berlangsung di aula utama KBIH pada hari Ahad (08/12) ini dihadiri oleh puluhan calon jamaah haji dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tegal, dengan mayoritas peserta adalah wanita dan jamaah lanjut usia.
Pembimbing manasik, Hj. Faiqoh, S.Ag., M.H., seorang Penyuluh Agama Kabupaten Tegal, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan panduan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik jamaah wanita dan lansia. “Tantangan yang dihadapi wanita dan lansia dalam melaksanakan ibadah haji memerlukan perhatian khusus. Kami membekali mereka dengan pengetahuan praktis tentang menjaga kebersihan, kesehatan, serta cara mengelola tenaga agar mampu mengikuti rangkaian ibadah dengan lancar,” jelasnya.
Dalam sesi bimbingan, peserta mendapatkan materi terperinci seperti:
- Kewajiban dan Rukun Haji bagi Wanita
Penjelasan tentang tata cara berpakaian ihram, pelaksanaan thawaf dan sa’i, hingga tips mengatasi kendala menstruasi di Tanah Suci. - Persiapan Fisik dan Mental untuk Lansia
Lansia diajarkan cara menggunakan alat bantu seperti kursi roda saat thawaf, serta pola makan dan istirahat yang tepat untuk menjaga stamina. - Keamanan dan Tips Perjalanan
Jamaah diberikan panduan praktis dalam mengelola dokumen penting, menjaga barang pribadi, dan cara beradaptasi di tempat-tempat ramai seperti Masjidil Haram dan Mina.
Para peserta tampak antusias mengikuti penjelasan dan simulasi yang diberikan. Salah satu peserta lansia, Bapak Dakhlan (65), mengaku sangat terbantu dengan bimbingan ini. “Saya jadi lebih percaya diri dan tahu langkah-langkah yang harus saya lakukan nanti di Tanah Suci. Dengan bimbingan ini, rasanya persiapan saya lebih matang,” ungkapnya dengan senyum.
Ketua KBIH Al Mabrur, H. Moh. Takhyudin, M.Pd., menyampaikan harapannya agar bimbingan ini mampu mempersiapkan jamaah secara optimal. “Kami berkomitmen memastikan seluruh jamaah, termasuk wanita dan lansia, dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar, khusyuk, dan sesuai syariat,” tuturnya.
Selain memberikan penjelasan teoritis, acara juga dilengkapi dengan simulasi praktik thawaf, sa’i, dan mengenakan pakaian ihram, khususnya bagi wanita. Dengan metode ini, peserta diharapkan lebih memahami tata cara ibadah haji secara praktis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian bimbingan manasik haji yang akan terus dilaksanakan hingga keberangkatan jamaah. Dengan persiapan yang matang, KBIH Al Mabrur optimis seluruh jamaah yang tergabung dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan meraih predikat haji mabrur.