Slawi – Pelaksanaan hari pertama wawancara dalam rangka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di MAN 1 Tegal berlangsung lancar dan tertib. Proses wawancara yang digelar di lingkungan madrasah ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia PPDB pada Jumat (21/3).
Sejak pagi, calon peserta didik baru beserta orang tua atau wali mulai berdatangan ke lokasi wawancara. Dengan sistem antrean yang rapi dan tertib, setiap calon peserta didik menjalani wawancara yang dipandu oleh tim penguji dari tenaga pendidik MAN 1 Tegal. Suasana penuh semangat terlihat di wajah para peserta yang mengikuti tahapan ini dengan antusias.
Kepala MAN 1 Tegal, H. Imam Shofwan, menjelaskan bahwa wawancara ini bertujuan untuk menggali potensi, minat, serta motivasi calon peserta didik dalam menempuh pendidikan di MAN 1 Tegal. “Kami ingin memastikan bahwa para peserta didik yang diterima tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik serta semangat dalam belajar,” ujarnya.
Ketua panitia PPDB, Arie Apriyanti, menambahkan bahwa wawancara juga mencakup aspek keislaman, wawasan kebangsaan, serta komitmen peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di madrasah. “Tim pewawancara terdiri dari guru-guru senior yang telah berpengalaman dalam membimbing dan mengembangkan peserta didik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses wawancara ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan hingga seluruh calon peserta didik yang telah mendaftar dapat mengikuti tahapan ini. Panitia PPDB berharap semua proses dapat berjalan dengan lancar hingga tahap akhir seleksi.
Salah satu calon peserta didik, Aisyah, mengungkapkan rasa antusias dan senangnya setelah menjalani wawancara. “Awalnya saya merasa sedikit gugup, tapi bapak dan ibu guru pewawancara sangat ramah sehingga saya bisa menjawab pertanyaan dengan baik,” tuturnya.
Dengan suksesnya pelaksanaan wawancara di hari pertama ini, MAN 1 Tegal optimis dapat menjaring peserta didik yang berkualitas dan siap berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang unggul serta berkarakter Islami. (nuris)