Slawi – Hari pertama pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’alamin (P5RA) di MTs Negeri 2 Tegal pada Senin (17/3), berlangsung khidmat dan penuh inspirasi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah, Hj. Alfiyah, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya momentum Ramadan sebagai ajang pembentukan karakter religius bagi para siswa.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan tausiyah inspiratif yang dibawakan oleh Farhan Aditya, siswa kelas VII U3. Dalam tausiyahnya yang bertema “Berbakti kepada Orang Tua”, Farhan mengingatkan teman-temannya tentang kewajiban menghormati, menyayangi, dan selalu mendoakan kedua orang tua. Ia menekankan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan bakti kepada orang tua dengan sikap hormat, taat, serta doa yang tulus.
Materi tausiyah semakin diperdalam dengan ceramah dari Ustadzah Nurfadillah, yang mengangkat tema “Puasa Bukan Hanya Menahan Lapar dan Dahaga”. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa puasa bukan sekadar rutinitas fisik, tetapi juga sarana untuk meningkatkan ketakwaan, menjaga akhlak, serta memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia.
“Puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi lebih dari itu, yaitu menahan diri dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala serta menjauhkan kita dari Allah SWT,” ujar Ustadzah Nurfadillah di hadapan para siswa yang menyimak dengan penuh perhatian.
Tausiyah yang disampaikan mendapatkan respon positif dari para siswa. Gavin, salah seorang peserta, mengungkapkan bahwa tausiyah ini memberikan wawasan baru. “Tausiyah ini membuat saya semakin memahami bahwa puasa bukan hanya soal menahan diri, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah,” katanya.
Dengan adanya tausiyah reflektif ini, diharapkan siswa MTs Negeri 2 Tegal dapat menjalani Ramadan dengan lebih bermakna, tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga meningkatkan kesadaran spiritual serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari. P5RA pun menjadi wadah yang efektif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter Islami dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.