Lebaksiu — Dalam rangka mendukung program Kementerian Agama untuk mewujudkan satu data kependidikan yang lebih modern dan terintegrasi, guru dan staf MTsN 1 Tegal mengikuti sosialisasi migrasi data dari Simpatika ke EMIS 4.0. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat, mencerminkan komitmen tinggi tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 1 Tegal dalam mempersiapkan diri menghadapi perubahan sistem.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai EMIS 4.0, sistem pengelolaan data terbaru yang akan mulai diterapkan sepenuhnya pada tahun 2025. EMIS (Education Management Information System) 4.0 dirancang untuk menggantikan Simpatika, dengan mengedepankan efisiensi, akurasi, dan integrasi data dalam satu platform.
Migrasi dari Simpatika ke EMIS 4.0 adalah langkah strategis untuk modernisasi pengelolaan data madrasah. Dengan sistem ini, kita akan lebih mudah memantau dan mengelola data secara real-time, sehingga pelayanan pendidikan menjadi lebih baik.
Kegiatan ini dihadiri oleh guru dan staf MTsN 1 Tegal, yang tampak antusias mengikuti penjelasan terkait fitur-fitur EMIS 4.0. Dalam sesi tersebut, para peserta diperkenalkan dengan berbagai keunggulan EMIS 4.0, termasuk integrasi data yang mencakup informasi guru, siswa, sarana prasarana, dan aspek lainnya dalam satu platform digital.
Salah satu guru, mengungkapkan optimismenya terhadap sistem baru ini. “Meski awalnya kami merasa ada tantangan karena perubahan ini, namun setelah memahami manfaatnya, kami semakin yakin bahwa EMIS 4.0 akan mempermudah tugas kami dalam pengelolaan data,” katanya.
Migrasi dari Simpatika ke EMIS 4.0 sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk menciptakan satu data kependidikan yang valid dan akurat. Sistem ini diharapkan mampu mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran, baik di tingkat madrasah, kabupaten, hingga pusat.
Selain itu, migrasi ini juga menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama untuk meningkatkan tata kelola pendidikan berbasis teknologi. Dengan adanya EMIS 4.0, madrasah di seluruh Indonesia, termasuk MTsN 1 Tegal, dapat mengelola data dengan lebih efisien dan transparan.
Melalui sosialisasi ini, MTsN 1 Tegal membuktikan kesiapannya dalam mendukung transformasi sistem pengelolaan data pendidikan. Dengan pemahaman yang mendalam dan pelatihan berkelanjutan, para guru dan staf diharapkan dapat menjalankan sistem baru ini secara optimal.
Ke depan, migrasi sistem ini tidak hanya akan mempermudah pengelolaan data, tetapi juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan madrasah. MTsN 1 Tegal optimis dapat menjadi bagian dari perubahan positif ini, mendukung visi pendidikan yang lebih modern dan berkualitas.