Lebaksiu — Santri Islamic Boarding School (IBS) MTsN 1 Tegal mengikuti kegiatan tahlil bersama dalam rangka memperingati Chaul Sesepuh Pesantren Ma’hadut Tholabah. Acara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Selasa (3/12), dimulai pukul 05.15, di maqbaroh yang terletak di dekat kompleks pesantren Babakan, Lebaksiu.
Kegiatan ini dihadiri oleh para santri pesantren, asrama, masyarakat setempat, serta jamaah dari berbagai daerah lain. Bersama-sama mereka melantunkan doa dan tahlil yang dikhususkan untuk para masyayikh, kyai, serta masyarakat Babakan secara umum.
Acara yang diadakan setiap tahun ini bertujuan untuk ngalap barokah dari para alim ulama pendiri Pesantren Ma’hadut Tholabah, sekaligus sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas warisan ilmu yang mereka tinggalkan. Dengan suasana yang syahdu, seluruh jamaah khusyuk dalam lantunan doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.
Pengurus IBS MTsN 1 Tegal menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi pengingat akan pentingnya menghormati perjuangan para pendahulu dalam menyebarkan ilmu agama. “Tahlil bersama ini bukan hanya momen spiritual, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan antara santri, masyarakat, dan keluarga besar pesantren,” ujarnya.
Kegiatan tahlil ini merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter bagi para santri. “Selain sebagai bagian dari pendidikan religius, kegiatan ini mengajarkan para santri nilai-nilai penghormatan, kebersamaan, dan pentingnya menjaga tradisi baik yang telah diwariskan,” tambahnya.
Seorang santri yang ikut serta mengungkapkan rasa syukurnya bisa berpartisipasi dalam acara ini. “Saya merasa sangat tenang dan terharu bisa ikut mendoakan para pendiri pesantren. Ini menjadi pengingat bahwa kami sebagai santri adalah bagian dari sejarah yang harus terus melanjutkan perjuangan mereka,” tuturnya.
Tahlil bersama ini juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antara santri dan masyarakat sekitar. Kehadiran jamaah dari berbagai daerah menunjukkan betapa besar rasa cinta dan penghormatan terhadap para sesepuh pesantren.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga pusat kebersamaan dan penguatan spiritual bagi masyarakat. Melalui acara seperti ini, santri IBS MTsN 1 Tegal diharapkan dapat semakin memahami peran penting mereka sebagai generasi penerus yang tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai religius dan tradisi luhur pesantren.