Bojong – Setelah sukses melaksanakan khataman Al-Qur’an di rumah masing-masing, peserta didik dan guru MTs Negeri 4 Tegal kembali menggelar peringatan Nuzulul Quran di Masjid Asyfa dengan penuh kekhusyukan, Rabu (19/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik keagamaan di madrasah yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Acara diawali dengan tadarus Al-Qur’an yang dilakukan bersama oleh seluruh peserta didik dan guru. Suasana masjid yang semarak dengan lantunan ayat suci memberikan nuansa religius yang mendalam. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap momen turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.
Setelah tadarus, acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Bapak Wahyudin, S.Pd.I, selaku Pembina Keagamaan MTs Negeri 4 Tegal. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa Nuzulul Quran adalah peristiwa besar dalam sejarah Islam, di mana wahyu pertama, yakni Surah Al-Alaq ayat 1-5, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Beliau juga mengutip Surah Al-Baqarah ayat 185 yang menegaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan sebagai petunjuk bagi manusia.
Lebih lanjut, Bapak Wahyudin menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan memperingati Nuzulul Quran, kita tidak hanya mengingat sejarah turunnya Al-Qur’an, tetapi juga harus meningkatkan semangat dalam membaca, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan,” ujar beliau.
Peringatan Nuzulul Quran ini juga menjadi momentum bagi para peserta didik untuk semakin mencintai Al-Qur’an. Dengan penuh semangat, mereka mengikuti rangkaian acara hingga akhir. Suasana religius dan kebersamaan yang terjalin selama acara mencerminkan semangat Qur’ani yang ingin terus dikembangkan di lingkungan madrasah.
Acara ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan hidayah dari Allah SWT agar seluruh peserta didik dan guru selalu istiqamah dalam meneladani ajaran Al-Qur’an. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat untuk mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh di hati para peserta didik.