Lebaksiu – Sebagai bagian dari pembelajaran sosial keagamaan, siswi kelas 9 MTsN 1 Tegal mendapatkan pengalaman berharga dalam praktek langsung pemulasaran jenazah. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (15/3) di indoor madrasah ini bertujuan untuk membekali para siswi dengan ilmu fardhu kifayah, khususnya dalam merawat jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Praktek ini diawali dengan pemaparan teori oleh guru agama, yang menjelaskan secara rinci prosedur pemulasaran jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah. Para siswi dengan seksama menyimak penjelasan dan mencatat poin-poin penting yang harus diperhatikan dalam pelaksanaannya.
Setelah sesi teori, para siswi diberikan kesempatan untuk langsung mempraktikkan setiap tahap pemulasaran. Dengan penuh antusias dan semangat, mereka saling bekerja sama dalam melaksanakan simulasi ini, di bawah bimbingan guru agama. Mulai dari menyiapkan perlengkapan, melakukan proses pemandian sesuai tata cara syariat, mengkafani dengan benar, hingga menyimulasikan sholat jenazah secara berjamaah.
Salah satu siswi peserta, Anindita Lutviatul, mengungkapkan bahwa pengalaman ini sangat berharga, karena tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga melatih keterampilan nyata dalam menjalankan fardhu kifayah. “Sebelumnya saya hanya tahu teori pemulasaran dari pelajaran di kelas, tetapi setelah praktik ini saya jadi lebih paham dan percaya diri jika suatu saat dibutuhkan di masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Yeti Khalalah, selaku pemateri, menegaskan bahwa ilmu pemulasaran jenazah adalah ilmu yang sangat penting dan harus diketahui oleh setiap Muslim, khususnya perempuan yang nantinya akan memiliki peran besar dalam keluarga dan masyarakat. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar pembelajaran di madrasah, tetapi juga bekal berharga bagi para siswi ketika nanti berada di lingkungan sosial mereka. Ilmu ini akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika dihadapkan pada situasi di mana harus menjalankan tugas fardhu kifayah,” jelasnya.
Dengan adanya praktik ini, MTsN 1 Tegal berharap agar para siswi memiliki pemahaman yang baik tentang pemulasaran jenazah dan dapat mengamalkannya dengan benar jika kelak dibutuhkan. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab terhadap kewajiban sebagai seorang Muslim, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan keagamaan dalam diri para peserta didik.