Slawi – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tegal menggelar kegiatan koreksi bersama hasil Ujian Madrasah (UM) tahun ajaran 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas madrasah pada Kamis (20/3) dan diikuti oleh seluruh dewan guru yang terlibat dalam penyelenggaraan ujian.
Kepala MAN 1 Tegal, H. Imam Shofwan, menegaskan bahwa koreksi bersama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan objektivitas dan transparansi dalam proses penilaian hasil ujian siswa.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh hasil ujian dinilai secara adil dan akurat, sehingga dapat mencerminkan capaian akademik siswa dengan baik,” ujar Imam Shofwan.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Tolchah Kais, menambahkan bahwa proses koreksi dilakukan dengan metode penilaian silang, di mana setiap guru menilai hasil ujian siswa dari kelas lain sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya. Sistem ini dinilai mampu meminimalisir subjektivitas dalam pemberian nilai.
“Proses ini diawasi secara ketat untuk menghindari kesalahan atau ketidakakuratan dalam penilaian. Dengan sistem silang ini, kami berharap dapat menghasilkan penilaian yang lebih objektif dan adil,” jelas Tolchah.
Salah satu guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, M. Hamzah, mengungkapkan bahwa koreksi bersama memberikan manfaat besar dalam menjaga standar penilaian yang seragam.
“Dengan adanya koreksi bersama, kami dapat berdiskusi dan menyamakan persepsi dalam memberikan nilai yang objektif. Ini juga menjadi wadah bagi kami untuk saling berbagi pandangan mengenai indikator penilaian yang lebih baik,” katanya.
Hasil dari koreksi ini nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Selain itu, hasil ujian juga akan menjadi salah satu indikator dalam menentukan kelulusan siswa.
Kegiatan koreksi bersama ini menjadi bukti komitmen MAN 1 Tegal dalam meningkatkan mutu pendidikan serta menjaga transparansi dalam sistem evaluasi akademik. Dengan adanya sistem penilaian yang lebih terbuka, diharapkan kualitas pembelajaran di madrasah semakin meningkat dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten serta berdaya saing tinggi.(nuris)