Bojong – Wakil Kepala Madrasah bidang akademik bersama para guru mata pelajaran agama di MTs Negeri 4 Tegal mengadakan Focus Group Discussion (FGD) guna membahas rencana kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan pada rabu (5/1). Diskusi ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pembelajaran dapat berlangsung efektif tanpa mengganggu ibadah puasa para peserta didik.
Selama bulan Ramadan, pembelajaran di madrasah akan difokuskan pada materi pelajaran keagamaan serta kegiatan tambahan yang membentuk karakter. Beberapa kegiatan yang direncanakan meliputi Tadarus Al-Qur’an, Pesantren Kilat, Kajian Keislaman, serta Kegiatan Sosial. Selain itu, metode pembelajaran akan lebih banyak berbasis praktikum agar peserta didik tetap aktif dan terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran.
Untuk memastikan peserta didik dapat menjalankan kewajiban berpuasa tanpa terbebani dengan tugas-tugas akademik, peran orang tua juga dinilai sangat penting. Orang tua diharapkan dapat membimbing dan mendampingi anak-anak mereka dalam menjalankan ibadah puasa sekaligus mendukung kegiatan pembelajaran yang dilakukan di rumah.
Madrasah juga masih menunggu Surat Edaran dari Kementerian Agama terkait jadwal resmi pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan. Berdasarkan ketentuan dalam surat edaran tersebut, terdapat dua jenis kegiatan pembelajaran yang perlu diperhatikan, yaitu pembelajaran yang dilaksanakan secara mandiri di rumah dan pembelajaran yang dilaksanakan di madrasah.
Pembelajaran mandiri di rumah akan dilakukan pada tanggal 27 dan 28 Februari 2025, serta pada tanggal 3, 4, dan 5 Maret 2025. Sementara itu, mulai tanggal 6 hingga 25 Maret 2025, waktu pembelajaran di kelas akan disesuaikan agar tidak mengganggu pelaksanaan ibadah Ramadan.
Dengan adanya penyesuaian tersebut, diharapkan proses pembelajaran tetap berjalan efektif dan peserta didik tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. MTs Negeri 4 Tegal berkomitmen untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif selama bulan suci Ramadan agar para siswa tetap termotivasi dalam menimba ilmu dan meningkatkan kualitas keimanan mereka.