Slawi- Suasana Gedung MDTU Darussalam Slawi pada siang itu hari kamis (19/12) berbeda dari biasanya. Sebanyak 124 penyuluh agama Islam dari berbagai wilayah di Kabupaten Tegal berkumpul untuk mengikuti Ujian Computer Assisted Test (CAT) Penais. Ujian ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi para penyuluh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut berlangsung dengan khidmat. Para peserta tampak antusias dan serius mengerjakan 100 soal yang telah disiapkan. Meskipun menggunakan laptop pribadi dan jaringan data masing-masing, ujian berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ketua PD IPARI, Hj. Faiqoh, menyampaikan apresiasinya atas semangat dan kesungguhan peserta. “Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Saya bangga melihat antusiasme para penyuluh yang begitu serius dalam ujian ini,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Kasi Bimas Islam, Bapak H. Kokabbudin, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau memberikan semangat kepada peserta sekaligus menekankan pentingnya ujian ini sebagai sarana peningkatan kompetensi. “Ujian ini menjadi tonggak bagi para penyuluh agama Islam untuk terus belajar dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Saya sangat mengapresiasi semangat para peserta,” katanya.
Ujian berlangsung dengan suasana yang tenang, mencerminkan dedikasi tinggi dari para peserta. Sebagian besar penyuluh memanfaatkan waktu yang ada secara maksimal untuk menjawab soal dengan cermat. Dalam momen seperti ini, terlihat betapa pentingnya peran penyuluh agama yang kompeten dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat.
Selain sebagai ajang evaluasi kemampuan, ujian ini juga menjadi sarana untuk membangun rasa percaya diri para penyuluh. Dengan menjawab soal-soal yang dirancang untuk mengukur berbagai aspek pengetahuan, para peserta diharapkan dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Hj. Faiqoh juga menambahkan bahwa hasil dari ujian ini akan menjadi motivasi bagi para penyuluh untuk terus berkembang.
Kehadiran 124 peserta dari berbagai daerah menunjukkan semangat yang tinggi untuk meningkatkan kualitas penyuluhan agama di Kabupaten Tegal. Mereka datang dengan harapan agar ke depannya dapat memberikan dampak yang lebih besar dalam membimbing umat. “Semangat para peserta ini adalah cerminan dari komitmen mereka untuk melayani masyarakat dengan lebih baik,”lanjut Hj, Faiqoh.
Dengan selesainya ujian ini, diharapkan para penyuluh agama dapat semakin profesional dan kompeten dalam menjalankan tugasnya. Sebagai garda terdepan pembinaan keagamaan, mereka diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
Selamat kepada para peserta yang telah menyelesaikan ujian ini dengan baik! Semoga semangat ini terus membara untuk meningkatkan pelayanan keagamaan di Kabupaten Tegal.