Jatinegara – Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan di madrasah, MTs Ma’arif NU Jatinegara menggelar Seminar Penguatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan sekaligus Booktalk dengan tema “Menjadi Guru Ala Nabi.” Acara yang berlangsung pada Sabtu pagi ini (28/12) yang dihadiri oleh para undangan terhormat, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, H.M. Aqsho, M.Ag., yang bertindak sebagai narasumber, serta Direktur GTK Kemenag RI, Drs. H. Thobib Al Asyhar, M.Si., sebagai keynote speaker.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Tegal, Haryono, SH., M.Pd., beserta Kepala dari MAN, MTsN, MIN se-Kabupaten Tegal, dan para dewan guru MTs Ma’arif NU Jatinegara. Dengan antusiasme yang tinggi, peserta memenuhi aula madrasah, menciptakan suasana yang penuh semangat dan inspirasi.
Dalam sambutannya, H.M. Aqsho, M.Ag., menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia. “Guru adalah pelita peradaban. Kompetensi seorang guru tidak hanya diukur dari seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan mendidik dengan hati dan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, Drs. H. Thobib Al Asyhar, M.Si., sebagai keynote speaker, memberikan wawasan mendalam tentang strategi membangun pendidikan berbasis karakter ala Nabi. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa menjadi guru tidak hanya soal mengajar, tetapi juga mendidik dengan teladan. “Nabi Muhammad SAW adalah guru yang selalu mengedepankan kasih sayang, kesabaran, dan pendekatan personal kepada murid-muridnya. Ini adalah prinsip yang harus kita adopsi di era modern,” tegasnya.
Salah satu segmen yang menarik perhatian adalah Booktalk mengenai buku “Menjadi Guru Ala Nabi”, yang mengupas tuntas bagaimana metode pendidikan Rasulullah SAW dapat diterapkan di madrasah saat ini. Diskusi ini menginspirasi para guru untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas pengajaran mereka.
Kasi Penmad Kemenag Kabupaten Tegal, Haryono, SH., M.Pd., turut mengapresiasi inisiatif MTs Ma’arif NU Jatinegara dalam menyelenggarakan seminar ini. “Kegiatan seperti ini menjadi wadah yang sangat baik untuk berbagi ilmu dan pengalaman, sekaligus mempererat sinergi antar madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.
Seminar ini diharapkan menjadi momentum bagi para pendidik untuk terus memperbarui kompetensi mereka, baik secara akademik maupun spiritual. Dengan semangat yang terinspirasi dari Rasulullah SAW, guru-guru madrasah di Kabupaten Tegal diharapkan mampu mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Dengan ilmu kita memimpin, dengan akhlak kita membimbing,” itulah pesan yang menggema di akhir acara, meninggalkan semangat baru bagi para pendidik untuk terus belajar, mengajar, dan menginspirasi.