Padasari – Halaman Ponpes Al ‘Adalah, Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, hari Jum’at (20/12) dipenuhi oleh semangat kebersamaan dan kekompakan para Penyuluh Agama Islam dalam rangka mengikuti Apel Kesetiaan Penyuluh Agama Islam. Acara ini menjadi pembuka kegiatan Kemah Moderasi, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyuluhan agama serta mempererat tali persaudaraan di kalangan para penyuluh agama.
Faiqoh Ahmad, Ketua PD IPARI Kabupaten Tegal yang juga dikenal aktif di media sosial, menjadi pembina dalam apel tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tiga poin penting yang harus dijadikan pedoman oleh seluruh penyuluh agama Islam.

Pertama, Peningkatan Disiplin dan Loyalitas. Faiqoh menekankan pentingnya disiplin dalam bekerja dan loyalitas terhadap institusi, karena keduanya sangat berhubungan dengan kinerja dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Disiplin adalah pondasi utama dalam keberhasilan tugas kita sebagai penyuluh agama. Tanpa loyalitas terhadap pekerjaan, kita tidak dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Poin kedua yang disampaikan oleh Faiqoh adalah Pengembangan Diri. Beliau mengajak seluruh penyuluh agama untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi diri. “Penyuluh agama harus selalu siap untuk belajar, khususnya dalam teknologi dan informasi. Dengan beradaptasi terhadap perubahan zaman, kita akan lebih efektif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat, terutama generasi muda,” jelasnya.
Terakhir, Kerjasama Tim. Faiqoh menegaskan bahwa organisasi IPARI akan semakin kuat apabila terdapat kerjasama yang solid dan harmonis antara sesama penyuluh agama Islam. “Kerja sama adalah kunci kesuksesan. Tanpa kebersamaan dan kolaborasi, kita tidak akan mampu mencapai tujuan bersama yang lebih besar. Mari bersatu dan bekerja keras untuk kemajuan bersama,” tambahnya dengan penuh semangat.

Kegiatan Apel Kesetiaan diakhiri dengan doa bersama, memohon agar seluruh tugas yang diemban oleh penyuluh agama Islam diberikan kemudahan dan keberkahan. Doa tersebut juga sebagai harapan agar kegiatan Kemah Moderasi yang akan dilaksanakan selanjutnya dapat berjalan dengan lancar dan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama dalam mempererat semangat moderasi dan toleransi di kalangan umat beragama.
Semangat kesetiaan, disiplin, dan kebersamaan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif yang signifikan bagi seluruh penyuluh agama Islam di Kabupaten Tegal, dalam menjalankan tugas mereka sebagai pahlawan agama di tengah masyarakat.